Mengenal Filler, Metode Kecantikan Instan Paling Diminati





Posted on: 2017-05-29 04:01:21



BANYAK wanita yang terlihat cantik. Berbagai metode pun dilakukan untuk memperbaiki wajah, salah satunya dengan filler.

Ya, filler merupakan metode injeksi untuk kecantikan yang paling diminati. Terlebih, filler juga bisa dimanfaatkan untuk memancungkan hidung, dagu hingga menambah volume bibir. Untuk mencoba filler, ada baiknya untuk mengenal tentang filler lebih dulu.

Menurut pakar kecantikan, dr Nanang Masrani, filler terdiri dari tiga macam. Di antaranya, filler permanen, semi permanen dan filler sementara.

"Setiap filler dari permanen hingga sementara mempunyai isi yang berbeda. Yang permanen itu seperti silikon yang kebanyakannya berbentuk lebih padat, kedua semi permanen itu mengandung kalsium, dan yang tiga filler sementara," ungkapnya kepada Okezone melalui sambungan telefon.

Masing-masing filler juga memiliki kandungan dan manfaat yang berbeda. Filler tersebut biasanya dimanfaatkan untuk wajah hingga payudara.

"Filler sementara ini paling aman untuk dikenakan setiap orang, karena mengandung bahan yang dapat diserap tubuh, tidak akan ada efek samping juga," terang dr Nanang.

Untuk filler sementara atau tidak permanen, kandungannya memang berupa hyaluronic acid. Kandungan filler ini termasuk aman, karena berbahan dasar dari fermentasi bakteri yang pada dasarnya ada di tubuh manusia.

"Hyaluronic acid itu ada secara alami di tubuh manusia. Ia ada dibawah lapisan collagen yang fungsinya mengangkat kulit agar kencang, namun seiring pertambahan usia maka hyaluronic acid di tubuhnya habis, hasilnya kulit akan menurun dan tidak kencang, makanya dengan suntik filler sementara ini dapat mengembalikan kulit kencang kembali," tuturnya.

Sementara itu, filler semi permanen dan permanen, masing-masing memiliki kandungan berbeda, serta membutuhkan perawatan setelah pemasangan filler.

Filler permanen mengandung bahan-bahan industri dan bentuknya cenderung padat, sedangkan filler sementara mengandung kalsium. Kedua filler ini hampir mirip, dan lebih berbahaya dibanding filler sementara. Setelah pemasangan juga harus dilakukan pemeriksaan rutin,” jelasnya.

Untuk penanganannya, filler juga memiliki prosedur yang berbeda. Termasuk soal berapa biaya yang akan dikeluarkan si pasien.

"Pemasangan filler permanen dan semi permanen itu membutuhkan operasi, dan biaya yang lebih besar, sedangkan filler sementara hanya butuh waktu sebentar dan biaya yang lebih murah," tutupnya ramah.